Yaman Tuduh Saudi Langgar Gencatan Senjata 158 Kali

Pesawat jet tempur Arab Saudi. (Foto: AFP)

Teheran: Iran menuduh koalisi pimpinan Arab Saudi telah melanggar gencatan senjata di Yaman sebanyak 158 kali dalam 24 jam terakhir. Demikian disampaikan juru bicara Pasukan Bersenjata Yaman Brigadir Jenderal Yahya Saree, seperti dilansir dari kantor berita IRNA, Sabtu 29 Desember 2018.

Dikutip dari media Yaman 'Al Masirah,' Saree mengatakan pada Jumat 28 Desember bahwa pesawat jet tempur koalisi Saudi telah dua kali membombardir kota pelabuhan Hudaidah. Selain gempuran jet, Arab Saudi juga disebut menyerang Hudaidah dengan mortir dan artileri.

Disebutkan pula serangan Saudi di sebuah rumah di distrik Hays, Hudaidah, telah menewaskan satu bocah.

Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengadopsi Resolusi 2451 untuk mendukung Perjanjian Stockholm terkait pengiriman tim ke Yaman untuk mengawasi gencatan senjata di beberapa pelabuhan, termasuk Hudaidah.

Resolusi itu berfokus pada mengamankan pengiriman komoditas bahan pokok ke masyarakat Yaman, mendukung Perjanjian Stockhilm, dan mengawasi gencatan senjata.

Dialog damai konflik Yaman putaran keempat telah digelar di Stockholm, Swedia, pada 6 Desember dengan dihadiri Utusan Khusus PBB Martin Griffith dan perwakilan pemerintah. Pertemuan menyepakati gencatan senjata di Hudaidah, Salif dan Ayn Issa.

Arab Saudi dan beberapa mitranya mengintervensi konflik Yaman pada Maret 2015 untuk membantu pasukan loyalis Presiden Abedrabbo Mansour Hadi dalam menghadapi pemberontak Houthi.

PBB menyebut konflik di Yaman telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di era modern.

source: http://internasional.metrotvnews.com

Recommended For You

About the Author:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *