Waspadai Modus Penipuan dengan E-Cash

PortalKepri.com – Penipuan bisa terjadi kapanpun dan di manapun. Sangat penting sekali bagi kita untuk selalu terus waspada apabila akan melaksanakan transaksi baik dengan calon penjual maupun dengan calon pembeli. Akhir-akhir ini, banyak ditemukan adanya penipuan dengan modus e-cash. Kali ini, yang seharusnya waspada ialah para penjual online.

Waspadai Modus Penipuan dengan E-Cash
Waspadai Modus Penipuan dengan E-Cash

Berikut ciri-ciri dan modus yang sering dijalankan penipu melalui media layanan e-cash.

1. Melaksanakan Pembayaran Melalui E-Cash

Setelah pelaku tersebut menanyakan barang yang anda jual secara online seperti yang ditanyakan ke calon pembeli lain, pelaku itu akan cenderung menolak untuk melaksanakan pembayaran melalui bank lain di luar bank penerbit e-cash tersebut. Pelaku akan bersikeras dan mengeluarkan beragam alasan untuk mengaplikasikan e-cash untuk membayar biaya barang yang dijual oleh korban.

Apabila calon pembeli tersebut masih tetap bersikeras melaksanakan pembayaran dengan menggunakan e-cash, sebaiknya Anda harus segera menolak dan menutup pembicaraan tersebut untuk menghindari terjadinya penipuan.

2. Mengirimkan Step Penarikan Dana

Ketika melaksanakan pembayaran secara transfer, pastinya Anda akan mengirimkan nomor rekening bank Anda serta nama komplit kepada calon pembeli. Di dalam kasus penipuan dengan menggunakan e-cash, nomor yang ada pada rekening dan nama komplit Anda kemudian akan digunakan untuk membikin bukti transfer fiktif.

Pelaku selanjutnya mengirimkan langkah-langkah yang menurutnya bertujuan untuk menarik dana yang telah ditrasfer. Malahan pelaku juga menawarkan bantuan untuk mengarahkan korban mencairkan dana pembayaran. Bagi korban yang tak familiar dengan fasilitas e-cash, pengarahan dari pelaku terasa menolong.

adahal Anda sedang digiring untuk mengisi e-cash si pelaku dengan nominal yang tertera pada kode OTP palsu. Kode OTP yang tercantum pada bukti transfer fiktif ini, yakni besaran nilai atau saldo yang dikirimkan oleh Anda ke akun e-cash pelaku.

3. Uang Anda Ditarik Oleh Pelaku

Setelah anda mengikuti langkah-langkah yang ada di atas, saldo dari ATM pada rekening Anda secara otomatis akan berkurang. Pelaku akan memutuskan komunikasi dan tak bisa dihubungi. Bank praktis susah untuk melaksanakan pelacakan karena untuk mendaftar e-cash, tak butuh rekening bank bersangkutan. Pelaksanaan registrasi di aplikasi e-cash pun tak membutuhkan verifikasi dan data yang diisikan bisa dipalsukan.

Waspadai Modus Penipuan dengan E-Cash

Karena hal yang demikian, direkomendasikan supaya Anda untuk melaksanakan transaksi dengan calon penjual atau calon pembeli secara COD atau bertemu langsung. Karena hal ini bisa mengurangi penipuan dan kecurangan yang dilaksanakan oleh calon penjual atau calon pembeli.

Recommended For You

About the Author: Redaksi PortalKepri

Tim Redaksi. Segala macam informasi yang telah diposting bersumber dari wartawan, editor maupun para penulis internal dan penulis lepas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *