Musda DPD AJO Indonesia dan Deklarasi AJOI Provinsi Kepri

PortalKepri – AJOI atau Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se-Kepri melakukan kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih kepengurusan sekaligus Deklarasi DPD AJO Kepri di Hotel Bintan Plaza (22/02). Acara berlangsung dengan hikmat dan dihadiri oleh 76 peserta dari seluruh kabupaten kota se-kepri ini memiliki motto “Bekerjasama bukan sama-sama kerja”.

AJOI memiliki visi misi membantu Dewan Pers dalam melakukan verifikasi faktual dan memberi data konkrit wartawan khususnya yang berjalan dibawah naungan media online.

Terpilihnya Jonni Pakkun sebagai ketua DPD Kepri berharap AJOI menjadi wadah untuk memperkuat media online dan membantu menciptakan para jurnalis yang profesional sehingga kesejahteraan kedua belah pihak dapat terwujud secara bersamaan. Dengan begitu manajemen dan teknologi media akan berjalan dengan baik karna memiliki wartawan yang memahami kode etik jurnalistik dalam menulis pemberitaan.

Musda DPD AJO Indonesia dan Deklarasi AJOI Provinsi Kepri
Musda DPD AJO Indonesia dan Deklarasi AJOI Provinsi Kepri

Jonni menegaskan, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga bahwa kepengurusan AJO tidak boleh rangkap dengan organisasi kewartawanan lainnya, juga berlaku untuk para anggotanya.

Usai Deklarasi AJO, dilanjutkan dengan penandatanganan petisi untuk para pengurus IWO (Ikatan Wartawan Online) dan ASPEMO (Asosiasi Pemilik Media Online) yang berkomitmen dalam mengembangkan Aliansi Jurnalistik Online Indonesia. Tercatat 20 orang telah menandatangani pegunduran diri dari kepengurusan sebelumnya dan diumumkan langsung oleh panitia melalui Jonni Pakkun selaku ketua terpilih.

“AJO harus bisa menjaga kepercayaan Stakeholder dalam membangun media, karena akan berdampak kepada kesejahteraan para jurnalis didalamnya yang berkemampuan teknologi.” ujar Jonni. (Red)

Recommended For You

About the Author: redaksi

Tim Redaksi. Segala macam informasi yang telah diposting bersumber dari wartawan, editor maupun para penulis internal dan penulis lepas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *