Marak Pungutan, BOPDA Seluruh SMP di Surabaya Diaudit

PortalKepri.com – Pemerintah kota Surabaya melakukan audit dana bantuan operasional daerah (BOPDA), Sabtu (25/8). Audit tersebut dilakukan terhadap semua SMP negeri dan swasta.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku belum mengetahui hasil auditnya. Karena, prosesnya masih berjalan hingga sekarang. Dia berjanji jika hasil auditnya sudah keluar, akan dipublikasikan.

“Saya nggak bisa sampaikan sekarang. Karena audit itu menyangkut masalah pengelolaan keuangan. Nanti kalau sudah selesai auditnya, akan kami sampaikan,” kata Risma di balai kota Surabaya, Sabtu (25/8).

Meski demikian, Risma mengatakan, prosesnya sudah berjalan sejak tiga hari kemarin (21/8). Inspektorat Surabaya yang melakukan audit BOPDA-nya. Jika proses auditnya selesai, hasilnya akan diserahkan kepada pihak badan pemeriksa keuangan (BPK).

“Jadi kalau sudah di audit oleh Inspektorat, hasilnya diserahkan kepada BPK. Nah, BPK nanti yang mengevaluasi hasil audit dari Inspektorat,” kata Risma.

Menurutnya, audit BOPDA yang juga menyasar sekolah swasta, terkait adanya temuan di lapangan. Risma mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah siswa sekolah swasta yang terpaksa berhenti.

Alasannya, karena para siswa tersebut menunggak uang SPP. Sehingga, pihak sekolah menahan ijazah mereka. “Karena kalau audit BOPDA kepada sekolah negeri memang sudah sejak dahulu. Sudah rutin,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Inspektorat Surabaya menemukan sejumlah pelanggaran di eks-Dolly. Sebanyak 11 sekolah swasta masih menerapkan pungutan kepada siswanya.

Kepala Inspektorat Surabaya Sugiarto membenarkan fakta tersebut. Akibatnya, siswa dari 11 sekolah itu menunggak SPP mulai dari Rp 525 ribu hingga Rp 825 ribu. Pihaknya, langsung melunasi semua tunggakan siswa. Sehingga, mereka dapat kembali bersekolah.

Sumber: https://www.jawapos.com

Recommended For You

About the Author: Portal Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *