Manajer Klub Sepak Bola di Jateng Dilaporkan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Siti Yona.

Jakarta: Polda Metro Jaya menerima laporan adanya mafia pengaturan sepak bola untuk pemenangan pertandingan Liga Indonesia. Laporan dilayangkan Manager salah satu klub bola berinisial LI pada pertengahan Desember 2018.

"Penyidik daripada satgas itu (anti-mafia bola) telah menerima laporan dari LI, melaporkan bahwa dia pernah dimintai sejumlah uang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta Selatan, Sabtu, 22 Desember 2018.

Ada dua orang terlapor, yakni PY dan YM. Mereka adalah manajer sebuah klub sepak bola di Jawa Tengah.

Dari laporan itu, menurut Argo, LI telah mengaku telah melakukan transaksi sebanyak tiga kali kepada pihak terlapor itu. Pertama, pada kegiatan sepak bola U-16 wanita, biaya akomodasinya mencapai Rp400 juta.

Kedua, pemenangan sepak bola di tingkat provinsi, LI diminta mengirimkan Rp175 juta supaya bisa menjadi juara di tingkat provinsi. "Ketiga, dia diminta Rp50 juta. Timnya dijanjikan naik peringkat dari liga 3 menjadi liga 2, itu laporannya ya," terang Argo.

Argo mengatakan terlapor terancam terjerat Pasal berlapis yakni, Pasal 378 tentang penipuan, Pasal 372 tentang penggelapan dan Pasal 209 tentang suap. "Tim satgas sudah mendatangi beberapa kota, udah melakukan penyelidikan dan penyidikan," aku Argo.

Satuan Tugas anti-mafia sepak bola dibentuk pada 12 Desember 2018. Dipimpin oleh Karoprovos Divpropam Polri Brigjen Hendro Pandowo dan Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Khrisna Murti.

Sumber: http://metrotvnews.com

Recommended For You

About the Author: Portal Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *