Jaksa Agung Apresiasi OTT Dana Gempa Lombok

Jaksa Agung HM Prasetyo. Medcom.id/ Sunnaholomi Halakrispen

Jakarta: Jaksa Agung HM Prasetyo mengapresiasi operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus suap dana gempa Lombok. Penangkapan anggota DPRD Mataram oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) tersebut merupakan kesigapan kejaksaan yang tidak tinggal diam.

"Dari sini kejaksaan tidak tinggal diam, makanya kita beri apresiasi juga kepada jajaran kita," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 21 September 2018.

Suap dana gempa tersebut dinilai sangat memprihatinkan. Prasetyo pun menyayangkan adanya pihak yang memanfaatkan situasi gempa yang membuat duka cita masyarakat Lombok.

"Dalam situasi-situasi yang begitu mencekam, memerlukan empati dari kita, ternyata ada juga yang memanfaatkan," tutur dia.

Terkait OTT anggota DPRD Mataram, Prasetyo berharap agar tidak berlarut. Ia menekankan bahwa proses hukum harus berlanjut dan dapat ditindak dengan tegas.

"Kita harapkan ini akan segera selesai dan siapapun yang bersalah akan diminta pertanggungjawaban hukum, yang salah dihukum," tegas dia.

Anggota DPRD Mataram yang terjaring OTT berinisial MH. Politikus Golkar itu diduga terlibat suap pengesahan perubahan anggaran proyek rehabilitasi sekolah pascagempa Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai Rp4,2 miliar.

Kepala Kejari Mataram I Ketut Sumadana mengatakan OTT dilakukan di salah satu rumah makan kawasan Cakranegara, Jumat, 14 September 2018, sekitar pukul 10.00 WIB. MH, yang juga ketua Komisi IV DPRD Mataram itu ditangkap tangan bersama Kepala Dinas Kota Mataram Sudenom dan salah seorang berinisial CT.

Sumber: http://metrotvnews.com

Recommended For You

About the Author: Portal Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *