Iran Bertekad Hindari Sanksi Ekonomi AS

Presiden Iran Hassan Rouhani di Teheran, 24 Oktober 2018. (Foto: AFP/IRANIAN PRESIDENCY)

Teheran: Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya "akan menghindari sanksi" dari Amerika Serikat yang sudah mulai diberlakukan kembali hari ini, Senin 5 November 2018. Sanksi ini difokuskan AS kepada sektor perminyakan dan finansial Iran.

AS kembali menjatuhkan serangkaian sanksi kepada Iran usai Presiden Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 pada Mei lalu.

"Saya mengumumkan hari ini bahwa kita akan menghindari sanksi ilegal Anda (Amerika Serikat). Saya kira dalam sejarah Amerika, belum pernah ada seseorang yang masuk ke Gedung Putih dan melanggar hukum serta konvensi internasional," ungkap Rouhani, seperti dilansir dari kantor berita AFP.

Dalam sektor perminyakan, sanksi AS akan secara signifikan memangkas ekspor Iran, yang sudah menurun sekitar satu juta barel per hari sejak Mei. Sanksi juga akan memutus Iran dari sistem pendanaan internasional.

Baca: Iran Nilai Trump Telah Merusak Prestise AS

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bertekad akan menjadikan nilai perdagangan minyak Iran merosot tajam hingga angka nol. "Lihatlah apa yang akan kami lakukan. Lihatlah bahwa kami telah menarik minyak mentah dari pasar yang jumlahnya lebih besar dari catatan sebelumnya," tegas Pompeo.

Pemerintahan Trump mengaku menginginkan perjanjian baru dengan Iran. Trump menilai perjanjian 2015 — Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) — memiliki banyak cacat dan menguntungkan Iran.

"Mereka secara konstan mengirimi kita pesan, 'mari duduk dan bernegosiasi.' Negosiasi untuk apa?" tanya Rouhani.

"Pertama-tama, Anda (AS) seharusnya menghormati negosiasi sebelumnya yang sudah disepakati, baru kita bisa membicarakan mengenai negosiasi selanjutnya," tambah dia.

source: http://internasional.metrotvnews.com

Recommended For You

About the Author:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *