5 Tips Mengatasi Rasa Minder

PortalKepri.com – Pernah merasa minder saat berkumpul satu ruangan dengan orang lain yg pendidikannya lebih tinggi? Merasa minder saat berkumpul satu ruangan dengan orang orang yg dianggap sukses? Merasa minder saat berkumpul satu ruangan dengan orang orang yg dianggap lebih kaya?

Tips Mengatasi Rasa Minder
Tips Mengatasi Rasa Minder

Pelajari dulu penyebab rasa minder itu muncul :

  • Pikiranmu kosong. Pikiranmu sibuk menghitung kelebihan orang lain. Padahal, itu hidup orang lain, bukan hidupmu, ngapain dihitung hitung? yg ada malah bikin tambah iri, tambah resah.
  • Kamu nggak pernah tau dimana letak kelebihanmu dibanding orang lain. Itu karena kamu sudah terbiasa dan dengan sendirinya menjadi pandai dalam menilai orang lain, si anu sukses, si anu hebat, si anu kaya. Tapi apakah kamu pernah belajar menilai dirimu sendiri?
  • Ada yang salah dengan pemahamanmu terhadap definisi sukses. Itu sebabnya kamu sering minder karena kamu selalu berpikir bahwa orang lain sukses, kamu nggak sukses, kamu belum sukses.

Beberapa tips buat ngilangin rasa minder

  1. Pelajari keahlian tertentu, apapun, tekuni sampai jadi ahlinya. Dengan belajar, maka pikiranmu sibuk (nggak kosong), jadi kamu nggak bakal sempet ngitungin kelebihan orang lain.
  2. Kuasai keahlian tertentu yang spesifik. Kalo kamu pikir ada suatu pekerjaan yang keren banget, kan kamu nggak liat bagian nggak enaknya, kamu cuma liat bagian enak enaknya aja. Nah, begitu juga jika kamu menguasai keahlian tertentu yg spesifik, orang lain juga akan menganggap bahwa kamu keren banget. Banyak kok keahlian yg bisa terkesan keren, misalnya jualan jasa liker walaupun pake bot gratisan, bisa bikin web walaupun cuma pake weebly, bisa seo walau cuma pejwan di keyword very very long tail, jualan di marketplace walaupun yg beli jarang jarang 😀 nggak papa, itu kan proses. Intinya yg penting kuasai dulu keahlian yg jarang orang awam tau, biar kamu bisa numbuhin rasa pede ..
  3. Realistis. Hidupmu bukan hidup orang lain, dan hidup orang lain bukan hidupmu. Semewah apapun hidup orang lain, belum tentu cocok sama kamu, belum tentu kamu merasa enak, merasa nyaman. Saat pulang ke rumahmu maka hidupmu adalah hidupmu, rumahmu adalah rumahmu. Inget kata orang bijak, rumahmu istanamu.
  4. Belajar menghargai diri sendiri. Kamu sudah berusaha keras dan sudah memperoleh hasil. Sekecil apapun hasil dari usahamu, hargai. Itu sangat mahal harganya. Diluar sana, banyak orang yang cuma mengeluh tapi tidak melakukan apa apa, bahkan ada yang cuma tidur seharian, sering mengumpat. Hidup itu butuh eksyen, dan kamu udah eksyen. Artinya, kamu juga patut diberi penghargaan. Inget inget itu terus. Jangan menghianati pengorbanan diri kamu sendiri dengan bilang bahwa kamu belum sukses.
  5. Pahami dulu definisi sukses. Sukses itu nggak melulu soal uang, karir, dst. Tahun kemaren penghasilanmu cuma 1 juta/bulan lalu tahun ini penghasilanmu 2 juta/bulan itu artinya kamu udah sukses. Tahun kemaren kamu kemana mana naik angkot, sekarang udah bisa beli motor, itu artinya kamu udah sukses.

Ukuran sukses yang sebenarnya adalah kamu yang bikin, kamu yang kejar, kamu yang capai, kamu yang merasakan jerihnya. Orang lain cuma menilai, padahal orang lain nggak tau gimana perihnya, gimana prosesnya. Jadi yg berhak menilai kamu udah sukses atau belum, ya kamu sendiri. Orang lain cuma penonton. Namanya penonton mah bebas mau komentar apa aja, Have fun! (FB/Diar Seonubi)

Recommended For You

About the Author: redaksi

Tim Redaksi. Segala macam informasi yang telah diposting bersumber dari wartawan, editor maupun para penulis internal dan penulis lepas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *